20180213

First Impression : Lupinranger vs Patranger

Seperti yang ane duga, ada sesuatu yang menarik yang disembunyikan selain pertama kalinya dua tim Super Sentai diadu dalam layar televisi. Dan episode pertama dari maling melawan polisi ini asyik sekali!

Maling apa hari ini?

Jadi, seperti premisnya, berkisah tentang trio maling yang memaling hasil malingan dari maling legendaris yang sebelumnya dimaling oleh maling yang lain. Pusing? Jangan dulu dong, hehehe....

Yang dimaling kembali oleh para maling ini tentu adalah hasil malingan oleh maling legendaris Arsene Lupin, yang ternyata hasil malingannya bukan barang sembarang barang. Barang hasil malingan tersebut mempunyai kekuatan yang kebetulan diincar oleh maling sekaligus gerombolan penjahat Gangler. Nah, karena itulah mereka sepertinya dipekerjakan oleh Kogure yang sepertinya mempunyai hubungan dengan si maling legendaris, Arsene Lupin. Dengan misi utama, mengambil barang hasil malingan maling sekaligus menghancurkan monster agar hasil malingannya itu tidak dipergunakan sembarangan dan menimbulkan kerusakan. Terdengar lumayan heroik kan, untuk sekelas maling?

Yes, they are.
Kaya'nya sih, gatau juga... :/
Hal inilah yang sedikit membuat para polisi sedikit geram. Mereka kalah cepat mengejar Gangler, kalah canggih peralatan tempur, dan kini masyarakat umum menanggap mereka lumayan heroik karena membasmi monster. Jelas, Keichiro dan kawan-kawan kesal sendiri, terutama Keichiro. Ya, sepertinya pak polisi ini akan jadi karakter polisi yang semenarik Ban atau Shinnosuke.

Kzl, kzl, kzl...
Sedikit aneh tapi menarik ketika sisi Lupinranger kelihatanya lebih banyak tahu tentang Lupin Collection dan Gangler. Juga mereka solid dan serius dengan jobnya sebagai maling. Juga, janji antara mereka bertiga dan dengan Kogure. Membuat para polisi dan Patranger sekilas seperti karakter sampingan yang tiba-tiba datang ketika kerusuhan sudah diatasi oleh Lupinranger. Sampai pada akhirnya, mereka menunjukkan jati diri sebagai Patranger dengan Changer yang sama, VS Changer. Dan entah kenapa membuat para maling lumayan terkejut dengan hal itu.

Ini salah satu hal penting yang perlu diperhatikan di seri ini, Changer yang sama, namun dengan tampilan yang berbeda. Dan VS Changer tersebut adalah Lupin Collection. Nah, yang manakah hasil maling? Lupin Changer, atau Pat Changer?

Kairi: "Lah, lu pade maling dimane itu barang?"
Ditambah lagi dengan angle kamera yang semakin apik dan variatif, maka hampir dipastikan seri ini menarik untuk diikuti. Dan bagi ane sendiri, sentai ini akan jauh lebih menarik dari kereta api, ninja yang tidak sembunyi, sentai sablonan pinggir jalan, dan Kyuranger (yah, berhubung belum tuntas nonton, belum ada ejekan yang tepat, hahaha...)

Segini aja dulu. Mungkin sehabis episode dua, ane akan ngebahas habis hal-hal apa saja yang bisa membuat serial ini lebih menarik lagi. Sudah ane katakan diatas satu, yaitu soal Changer yang sama.

Yodah, jaa nee!





Bonus: Tsukasa-san, Changer, dan keimutan tiada tara...
Btw, follow ya IG doi :3

20180127

Sekilas Tentang Lupinranger vs Patranger

Disaat dunia membutuhkan, mereka berseteru.

Disaat penjahat merusak lingkungan sekitar, berkelahi.

Dan saat itulah, kedua hero ini memutuskan untuk saling berhadapan, mengalahkan satu sama lain.

Demi kedamaian bumi ini.

Inilah dia, Batman v Superman: Dawn of Overwhelming Critics!


Eh?

Bukan ah, hahaha....
Yah, maaf bercandanya. Bukan Betmen sama Suparman. Tapi seri Sentai yang akan menggantikan Sentai sebelumnya. Setelah sebelumnya sudah berinovasi dengan baju sablonan pinggir jalan, lalu tim dengan karakter yang banyak, kali ini orang dalam TO*I berinovasi dengan membuat dua Sentai dalam satu seri. Yaitu Tim Sentai Maling dan Tim Sentai Tukang Tilang. Alias Kaitou Sentai Lupinranger vs Keisatsu Sentai Patoranger!!!



Jadi, ceritanya berawal dari para anak muda yang direkrut kakek-kakek yang sepertinya punya hubungan dengan Arsene Lupin, seorang pencuri legendaris, yang jelas tidak ada hubungannya dengan Arsene Wenger, seorang pelatih legendaris yang sering kecurian pemain. Tiga orang pemuda-pemudi ini direkrut untuk mencari dan mengambil kembali Lupin Collection dari incaran gerombolan bandit dan penjahat di seri ini, Gangler. Dan dilain sisi, ada pasukan polisi internasional yang menjaga kedamaian lingkugan sekitar. Termasuk dari ancaman maling ataupun monster. Makanya, duel Lupinranger dan Patranger pasti tidak akan terelakkan!


Para pemeran.
Heroinenya manis yak...

Curi hati ane, Umika-chan~
Dari trio maling, dipimpin oleh Lupin Red, Yano Kairi (diperankan oleh Asashi Itou) dengan anggota Lupin Blue, Yoimachi Tooma (diperankan oleh Hama Shogou) dan Lupin Yellow, Hayami Umika (diperankan oleh Kudou Haruka).

Tilang ane, Tsukasa-san~
Dari trio polisi, ada Patoren Ichigo, Asaka Keichiro (diperankan oleh Yuuki Kousei) sebagai pemimpin tim yang didampingi Patoren Nigo, Hikawa Sakuya (diperankan oleh Yokoyama Ryou) dan Patoren Sango, Myouji Tsukasa (diperankan oleh Okuyama Kazusa).


Terus, ada kakek-kakek adalah orang yang merekrut Umika-chan dan kawan-kawan, yaitu Kogure, pelayan turun-temurun Arsene Lupin itu sendiri. 


Dan orang Amerika ini yang nantinya menjadi kepala dari Patranger, yaitu Komisaris Hilltop.

Staff yang bekerja dibalik layar ada Junko Komura sebagai penulis script utama, yang sebelumnya menangani Wizard dan Zyuohger. Lalu, ada Takaaki Utsunomiya yang menjadi produser yang sebelumnya juga menangani Wizard, Zyuohger dan Toqger. Dan Teruaki Sugihara juga melanjutkan pekerjaannya sebagai sutradara lagi di seri ini setelah selesai dengan Kyuuranger.

Lupinranger v Patranger akan tayang perdana tanggal 11 Februari mendatang dan bakalan hadir di fansub masing dalam hitungan jam atau hari.

Bagaimana sodara-sudara sekalian? Tertarik dengan Sentai terbaru kali ini? Kalau ane sih yes, apalagi heroinenya, ehe~

Karena secara pribadi ane tertarik, selanjutnya ane akan coba mengulik apa hal-hal yang harusnya membuat Sentai ini jauh lebih menarik dari sekumpulan orang-orang amnesia, ninja yang gak mau sembunyi, hero dengan baju sablonan, dan gerombolan sentai luar angkasa.

Yodah, segini aja dulu.

Jaa nee!


Bonus, postingan si Patoren Nigo. Iya, sabar. Instagram Umika-chan sama Tsukasa-san belum dapet...

Source: Tokusatsu Network.




And spread the news, I'm back b*tc*!

20170909

First Impression : Kamen Rider Build

Yak, biarpun blog ini sedang dalam perancangan untuk di desain ulang, tapi kesan pertama dari pahlawan bertopeng terbaru kita ini sama sekali tidak bisa ane lewatkan. Jadi, apa yang ditawarkan TO*I dengan dagangan barunya yang bernama Kamen Rider Build di episode pertamanya?

Cucok cyin...
Episode pertama banyak menawarkan hal menarik. Terlepas dari tema mainstream macam menemukan artefak, barang dari dimensi lain dan semacamnya sebagai pemicunya huru hara, Build mengembalikan dirinya ke akar Kamen Rider. Yaitu manusia super hasil percobaan illegal makhluk antah berantah. Setelah jadi kuat, dia sadar dan minggat dari situ demi kemaslahatan umat. Dan berbalik memakai kekuatannya untuk melawan para pembela kebatilan.

Bukan Shocker...
Ada lagi. Kalau rider jaman Showa jebot dulu selalu dicuci otak tapi masih ingat siapa dirinya. Nah, si Sento tidak ingat apa-apa selain apa yang terjadi ketika dia akan dioprek badannya oleh makhluk mirip demit itu. Mirip dengan Shouichi/Agito yang juga kehilangan ingatan. Dan sama-sama sudah tahu bagaimana cara henshin jadi Kamen Rider.

Juga bukan Filosofi Kopi...
Secara cerita Build menjanjikan kemenangan, eh maksudnya menjanjikan cerita yang asyik. Pandora Box sebagai misteri dan benda yang harus ditemukan apa itu dan gunanya apa. Ada Misora-chan yang bisa mengekstrak kekuatan Smash menjadi sumber tenaga jadi Full Bottle. Kemunculan Nagase, eh Ryuga yang juga alumni dari tempat otak atik badan manusia juga bisa menuntut Sento ke ingatannya yang hilang. Dan tentu saja, mengetahui siapa Sentu Kiryu itu sebenarnya. Benarkah namanya si kawan memang Sento Kiryu? Benarkah dia beneran pintar atau IQnya tiarap? Apakah pekerjaannya dulu? Apaka tukang cilok atau tukang tahu bulat, atau malah tukang cari gara-gara?

Dan satu lagi, ini mungkin pertama ketika diawal-awal sosok Kamen Rider malah jadi buronan polisi. Menarik juga, apalagi kalau bisa menyajikan aksi-aksi vigilante ala Ba*man.

Balap liar gan!
Satu hal yang ane sesali dari debut (bagus) Build. Penggunaan CGI di penghujung episode aga blunder, karena kita tahu kualitas CGI orang-orang TO*I itu gimana... Seharusnya kalau mau pakai scene kejar-kejaran, sekalian aja pakai scene kejar-kejaran ala Kuuga dulu. Selain lebih macho juga tidak memakai CGI sekaligus nostalgia dan juga bisa hemat biaya produksi. Dan sedikit penyegaran setelah sekian lama sejak Ryuki dan Fourze yang nyanyiin openingnya cewek, opening Build juga vokalisnya cewek.

Intinya, Build punya premis cerita yang bisa dioleh dengan menarik. Asal tetap pada alurnya dan selalu memberikan kejutan-kejutan setiap minggu. Kalau enggak, yah... Kamen Rider Ghost dong... :v

Yodah gini aja. Ex-Aid segera di ripiu, baru kedonlod semua tadi.

Jaa nee!

Your brand new cute heroine!
Follow Instagram doi di @takadakaho! Udah verified lho...

20170830

Random Post #11 - Redline yang Menyiksa Kantong Penggemar Pigur

Yak, sudah sebulan lebih tidak ngapa-ngapai. Dan sesuai janji, ane balik dari pertapaan dan blog ini bakalan lanjut lagi.

Tapi untuk bahan tulisan ane cari dulu yak, karena ane bertapa ini beneran bertapa, di daerah terpencil yang sinyalnya kembang kempis. Makanya, sampai Ex-Aid tamatpun ane enggak nonton. Tapi nanti sehabis balik dari sini, ane lanjutin dah.

Nah, ane nulis lagi ini sebenarnya bukan karena menyatakan comeback. Memang akan comeback, tapi ane masih perlu membereskan tampilan blog ini, makanya seharusnya sekitar minggu-minggu pertama bakalan aktif secara utuh. Tapi, melihat harga-harga pigur Toku terbaru, membuat ane pening sendiri dan tergerak untuk menulis opini ini sebagai bahan pencerahan bagi sodara-sudari yang sudah menantikan pigurnya tapi malah tidak kunjung datang akibat alasan Redline.

Ilustrasi pigur-pigur lagi kena Redline
Sumur Gambar
Istilah Redline sendiri yang menjadi alasan bagi seller-seller belakangan ini mengatakan kalau barang belum sampai di tangan mereka adalah istilah dimana barang impor dari luar negeri diperiksa lebih intens oleh Bea Cukai karena dikhawatirkan adanya ketidaksesuaian. Bisa tidak sesuai manifes yang ada, barang yang dilarang, barang yang masuknya nilainya rendah, dan sebagainya. Intinya barang itu ditahan untuk diperiksa lebih lanjut.

Nah, pelatuk adanya Redline ini adalah buah keputusan Mentri Keuangan kita yaitu, Ibu Sri Mulyani. Dimana beliau pada Juli silam menyampaikan bahwa adanya penertiban terhadap Impor Beresiko Tinggi. Makanya yang lewat jalur impor ini, atau biasanya disebut impor borongan kena Redline karena barangnya diperiksa.

Yang jadi masalah adalah barang-barang impor macam SHF, Figma, Revoltech, dan lini mainan Jepun atau Murica pasti kena periksa, karena rata-rata seller menggunakan impor borongan tadi. Yang mengakibatkan barang-barang PO kita belum sampai-sampai sampai sekarang.

Banyak persoalan yang muncul setelah adanya kebijakan ini. Mulai dari warganet yang ramai-ramai bikin petisi, pelanggan yang tiada hari tanpa bertanya kepada sellernya kenapa belum masuk, dan tentu saja seller yang stres karena takut barangnya kenapa-kenapa.

Persoalan ini agak dilematis sebenarnya dimata ane. Terutama ane sebagai mahasiswa hukum bisnis ekonomi yang sedikit banyak mengerti tentang hal ini. Memang, untuk impor borongan itu agak berada di zona abu-abu. Karena para importir numpang di pemborong untuk meloloskan barangnya secara masif, tapi tetap masuk secara resmi lewat pelabuhan. Tapi ya itu tadi, karena lewat borongan, bukan para importir harus mengurus izin impor resmi. Yang membuat Bu Mentri merasa dari situ bisa digenjot penerimaan pajak untuk pemasukan bagi negara (biar enggak ngutang melulu), makan muncullah penertiban impor borongan tadi. Dan membuat para importir dan seller-seller harus masuk jalur resmi jika mau mengimpor barang.

Akibatnya, udah kita rasakan yang pertama. Bagi yang PO barang yang nyampenya Juni kemaren, yaitu SHF Ex-Aid yang ketengan harusnya memang sampai Juni, tapi karena adanya pemerksaan itu, maka hampir sebulan tertahan dan baru nyampe di seller ane di Juli pertengahan. Itu baru yang nyampe Juni. Lain cerita dengan SHF W Renewal ane dan Mafex Deadshot ane yang sama-sama nasibnya belum diketahui sampai dua hari lagi mau September.

Dampak kedua adalah, karena barang harus sampai ke kita, maka para seller sedang mengusahakan sekuat tenaga agar barangnya lolos. Yang berarti bakal ada kenaikan terhadap harga barang yang kita pesan ketika akan kita tebus nanti dan beberapa barang PO bulan ini harganya sudah berbeda, alias sudah ada kenaikan yang lumayan masif. Beberapa SHF P-Bandai Limited kampret harganya sudah membumbung tinggi. SHF Skullboilder 900 ratusan, SHF Snipe LV 50 harganya sampai sejuta pas, SHF Para-Dx sejuta lebih dikit , dan yang paling membuat ane mangap, SHF Eternal Shinkocchou Seiho... sejuta empat ratus...

...

Ya, sebagai warga negara yang baik memang kita harus mengikuti apa yang negara ini perintahkan. Termasuk berbesar hati menerima barang-barang PO kita yang awalnya terjangkau, bisa menjadi tidak terjangkau. Dan efeknya bisa berpengaruh langsung seller-seller kita yang bisa kehilangan konsumennya yang mulai menarik diri dari dunia perhobian pigur karena harganya udah mahal. Walaupun komik tetangga mengkampanyekan "Makan Nasi Kecap", tapi apakah demi pigur begitu doang ente makan begituan sebulan? Ane pernah ngerasain sekali dan ternyata lebih baik ane salty ngelihat orang lain pamer daripada ane makan nasi kecap lagi.

Dan jelas kita butuh solusi atas situasi ini. Menurut ane yang pertama, Bu Mentri bisa rapat dengan DPR dan merumuskan undang-undang baru atau mengamandemen UU Ekspor Impor dan/atau UU UMKM agar para importir kecil-kecilan diberi jalur khusus untuk berdagang yang ramah dengan pajak dan bea masuknya. Karena kalau masuk jalur resmi atau mengurus izin sendiri, ada harga yang banyak yang perlu dikeluarkan. Ini sudah masuk ranah kepentingan rakyat, dan seharusnya orang-orang diatas sana bisa mengerti betapa banyaknya pengusaha yang bergantung kepada impor barang dari luar negeri sebagai usahanya.

Dan solusi yang kedua adalah... bersabar. Kalau solusi yang pertama tidak bisa dipenuhi maka ya tetap seperti ini. Jadi, bersabarlah kita untuk lebih giat lagi mengumpulkan uang untuk melunasi tunggakan PO kita, atau setidaknya beralih ke lini lain. Yang biasa main SHF, bisa pindah lini ke Shodo yang lebih murah juga kualitas juga lumayan. Atau, bisa hunting pigur-pigur lama sebagai gantinya, sambil menunggu pigur-pigur baru itu harganya turun. Atau sekalian kalau sanggup, pensiun...

Jadi bagi yang senasib, yah sama-sama aja kita bersabar sodara-sudari seraya berdoa agar diberi titik terang atas permasalahan ini. Karena ini, ane jadi bingung mau Late PO berbagai pigur-pigur yang ane lewatkan waktu itu, termasuk duo SHF Amazons dan ane gak kebayang berapa harga SHF Kamen Rider Joker Shinkocchou Seihou yang masuk dalam list Tamashii Nations 2017 nantinya.

Yodah, sekian aja. Nanti kita sambung di Review Kamen Rider Ex-Aid, sekalian SHFnya. Juga, tampilan baru dari blog ini.

Jaa nee!

Abis kelar Ex-Aid, Neng Ruka lagi banyak job model. Salah satunya ya ini.
Mudah-mudahan ada yang jual photobooknya yang Liverpool. XD

NB : Ada banyak berita tentang impor ini, silahkan googling untuk memperluas khazanah pengetahuan sodara-sudari sekalian bagi yang belum tahu terlalu banyak. Cheers~

20170708

Review : Kamen Rider Amazons (Season 2)

Musim pertama sukses dengan banjiran pujian dan acungan jempol, bagaimana dengan musim keduanya ini?

Dua tiga Kamen Rider Amazons...
SPOILER ALERT BOS!

Melanjutkan kisah sebelumnya, musim kedua mengambil waktu lima tahun setelah musim pertamanya. Dimana setelah kejadian Tlaloc, Amazonz tetap ada dan mengancam manusia. Bersamaan dengan itu, lahirlah 4C sebagai ganti dari Nozama Pharmachy dan anak muda baru bernama Chihiro untuk membasmi Amazonz yang masih tersisa dan spesies yang baru.

Story :

Masih di waktu dan tempat yang sama, kota ini diperkenalkan kembali dengan Amazonz, tim pembasmi, dan jagoan baru. Ada Sel Lysogen sebagai biang kerok dari orang-orang yang tadinya bukan Amazonz malah jadi Amazonz. Amazonz baru ini tadinya ditangani oleh dua tim. Yaitu yang amatiran Tim X (Kiss?), yang memburu Amazonz cuma buat senang-senang sekaligus cari duit lewat live streaming. Dan yang pro punya 4C, yang merupakan sisa-sisa dari Nozama Pharmacy yang dipimpin oleh Om Yugo Tachibana.

Cerita masih digiring ke arah yang sama, yaitu memburu Amazonz serta menguak misteri dibaliknya. Tapi, dengan hadirnya dua protagonis Chihiro dan Iyu, cerita menjadi jauh lebih menarik. Dimana Chihiro berusaha mengabaikan segala fakta bahwa dia adalah Amazonz dan mencoba menjadi manusia dan mengajak Iyu untuk ikutan juga. Ya, Iyu, Amazonz tipe Sigma alias Amazonz dari yang mati. Drama dan romance kentang lumayan membuat ane geram-geram unyu.

Misteri tetang Lysogen dan Amazonz mengarah ke komplotan Amazonz versi sebelumnya yang memang sengaja menyebarkan sel itu untuk menambah "kawan" mereka. Komplotan ini dipimpin oleh si culun Mamoru yang sekarang jadi sok keras... padahal masih memble. Yang nantinya akan bereuni (baca : bertarung) dengan tim lamanya, Nozama Peston Service. Juga, muncul lagi dua Amazonz senior, Haruka dan Jin yang masih sangat berpengaruh sekali ke seri ini. Bukan hanya Haruka saja, tapi semuanya yang masih hidup di musim pertama masih berhubungan dengan yang ini.

Dan yang kerennya, setup untuk cerita musim kedua ini sudah ada jauh di musim pertama. Dimana di episode pertama kita tahu Om Jin adalah Amazon yang tinggal bareng dengan seorang manusia, Nanaha-san. Yang nantinya akan melahirkan... Chihiro yang lebih-lebih lagi akan menjadi akar huru-hara di musim kedua.

Kali ini ceritanya lebih digali lebih dalam dan dark abis. Contohnya di episode Rambling Roses, dimana ada pasturi Amazonz dan manusia, yang mana si istri benar-benar peduli terhadap suaminya yang Amazonz. Termasuk memberinya makan kepala orang dan kepalanya sendiri pada akhirnya.

Gore, drama, plot twist, cerita yang semakin gelap, dan dan sisa-sisa dari musim pertama berhasil diperas dan menghasilkan cerita yang lebih baik dari musim pertamanya.

Cast & Character :

Untuk para tokoh dari musim pertama tidak banyak yang berubah, terutama Haruka dan Jin. Mereka masih lurus-lurus saja pada prinsipnya. Haruka tetap ingin melindungi Amazonz dan mengubah persepsi orang-orang mengenai mereka agar bisa hidup berdampingan dengan damai. Jin-san tetap ingin memburu dan membunuh semua Amazonz, tidak peduli itu siapa, termasuk anaknya sendiri, termasuk perempuan yang mengekorinya kemana saja selama ini.

Paling banyak berubah adalah Mamoru dan Mizuki. Mamoru berubah drastis setelah dia sadar penuh dia adalah Amazonz yang memakan tangan Om Kazuya yang akan diburu terus sampai mati. Jadi, dia jadi Amazonz yang semestinya, setengah semestinya sih. Enggak makan manusia sejak kejadian tangan Om Kazuya dan masih setengah-setengah ketika berhadapan dengan Om Shido dkk. Kemudian, ada Mizuki-chan yang secara mengejutkan berlatih menjadi prajurit sejak saat itu, membawa bedil kemana-mana dan menondongkannya ke Haruka. Walau tetap setengah matang dan membiarkannya pergi...

Cast dan Chara di musim kedua jauh lebih asoy. Anak muda kita, Chihiro adalah main rider paling ngeselin. Yaiyalah, lha wong dia masih berumur 4 sampai 5 tahun. Moody, enggak jelas, dan yang tadinya menolak fakta bahwa dia adalah Amazonz malah masih tetap ngences ngelihat darah dan daging manusia segar. Dan tujuan utamanya sepertinya hanya dua, pengen jadi manusia dan bersama Iyu. Yang ironisnya, hanya bersama Iyu yang terwujud, maksudnya mati bersama.

Iyu Hoshino juga menjadi karakter yang menarik di seri ini. Pada awalnya dia lebih datar dari Jun Maehara dulu. Tapi dengan kesabaran, Chihiro berusaha untuk "memanusiakan" yang sudah mati. Hasilnya? Lumayan berhasil dan menohok sampai ke level si "mayat" tadi bisa tersenyum. Ah... the power of love... Kredit khusus untuk Dek Ayana Shiramoto dan scene sehabis-ulang-tahun-ayah itu, bravo!!!

Dari awak 4C, yang paling menarik adalah Om Kurosaki. Sarkastik dan gayanya asyik abis (gile, megang assault rifle satu tangan doang). Sisanya biasa-biasa aja sih hahaha... Eh, tapi Om Tachibana sakti abis yak, abis dipatahin badannya, bisa sembuh lagi.

Masih seperti yang dulu, karakter tetap menarik dan tetap total dalam memainkan perannya.

Concept, Art, Form, Visual :

Ane sempat kecewa dengan darah hitam pekat ala para Amazonz di musim pertama dulu. Ane kira, tim kreatif entah pengen menghadirkan gore kentang dengan sengaja atau memang sengaja agar lulus sensor di Jepang sana. Ternyata tidak. Musim kedua, darah merah segar itu hadir juga dan melengkapi yang harusnya ada di serial ini.

Form Amazon Neo menurut ane bagus-bagus aja. Tapi, agak enggak guna kalau dipakai Omega. Karena sekilas lihat, Omega dan Neo punya kekuatan yang seimbang. Mungkin, kerjaan orang Band*i aja kali ya, demi nambah-nambahi merchandise hahaha...

Misc :

Enggak ada peningkatan sama sekali dari segi CGI. Darah-darah yang hitam pekat itu masih kelihatan belum natural, scene Chihiro lagi ngamok di markas 4C juga banyak yang agak terganggu dengan kurang mulusnya CGI yang dihadirkan. Seharusnya dengan warna-warna gelap yang dihadirkan, CGI bisa dipoles lebih bagus lagi.


Summary:
8.9/10

Yah, kalau menurut ane, seri ini masih sama baiknya, tapi belum berusaha untuk melebihi musim pertamanya. CGI yang sama dan ending yang cliffhanger abis, ditambah dua protagonis utama, Chihiro dan Iyu mati alias cuma numpang lewat di musim ini. Seakan, musim kedua ini semacam spin-off doang. Walau begitu, kemungkinan seri ini lanjut lagi sangat besar dimana Om Tachibana yang mengultimatum 4C kalau kerjaan mereka belum tuntas. Om Jin dan Haruka juga belum mokad dan Amazonz Lysogen belum semuanya dibasmi. Jadi untuk sementara, yah... Kamen Rider Amazons belum sampai pada puncaknya dan masih banyak yang mesti diselesaikan pada seri selanjutnya.

Cheers!
Kurosaki : Udah kelar sutingnya woi, ntu perban lepas napa?
Fudamori : Ogah ah. Nah lu, udah kelar suting masih nyuruh-nyuruh.

Kita dan Senja~

Best girl!

Terimakasih orang-orang TO*I yang tetap mau memberikan tayangan Toku yang non jualan mainan. Dan sampai ketemu lagi di musim selanjutnya, mudah-mudahan tambah bagus. Jangan lupa, tetap pasarkan yang beginian ke dunia dan Murica!!!

BWT, enggak ada bonus alternate head buat Amazon Alfa ditu buat yang mesen SHF Amazon Neo atau New Omega?


Jaa nee!




sumur gambar : Twitternya Kamen Rider Amazons sama Ayana Shiramoto

20170705

Futo Detective, Sekuel (Manga) dari Kamen Rider W!

Sebenarnya ini berita telat, tapi gapapa hahaha... Karena kemaren-kemaren berita ini juga masih simpang siur kejelasannya. Tapi akhirnya pihak TO*I mengonfirmasi bahwa Kamen Rider W akan dilanjutkan!
.
.
.
Dalam bentuk manga.

Padahal ada berita waktu itu
Renn Kiriyama mau balik mainin Shotarou.
Ceritanya sendiri akan dimulai setelah Shotarou dan Phillip membereskan Museum dan konco-konconya. Dan kemudian, pasukan misterius menyerang Futo setelah itu. Yang mengharuskan Duo Detektif swasta kurang laku itu harus capek-capek lagi memecahkan misteri dan mengalahkan mereka. Demi keamanan dan ketertiban Kota Futo!!!

Detail ceritanya baru itu doang. Masih belum jelas "pasukan misterius" apakah yang menyerang Futo setelah Museum hancur. Karena, tepat setelah Engkong Sonozaki mokad memang ada "pasukan khusus" yang melanjutkan huru-hara mereka, yaitu NEVER bentukan Daido Katsumi dan Foundation X bentukan Jun Kazu. Tapi, dua-duanya sebelumnya sudah beroperasi bersama mereka dari dulu dan sudah ada di serinya. Karena itu, patut ditunggu "pasukan misterius" apakah yang menyerang Futo itu.

Om Riku Sanjo balik lagi sebagai penulis cerita. Dan Om Katsuya Terada yang dulunya adalah desainer dari para Dopant juga balik dan bakalan bekerja sama dengan Om Masaki Sato di bagian desain dan gambar menggambar.

Manga ini bakalan terbit Weekly Big Comic Spirits mulai 7 Agustus mendatang.

Kantor (dan kebiasaan) yang tidak berubah.

Coretan konsep dari Akiko, Om Jinno dan Om Watcherman.

20170704

Amazons' Last Target

Musim kedua berakhir juga. Kali ini lebih mengagumkan dan tetap menyisakan misteri.


Sebenarnya bingung mau nulis apa. Yah, yang pertama karena memang ane kagak mendongengkan Kamen Rider Amazons per episodenya kaya' di musim pertama. Yang kedua, karena ane bingung mau ngomentari apa. Karena Amazons musim kedua ini benar-benar sukses melebihi musim pertamanya.


Cerita, karakterisasi, dan visual di musim kedua benar-benar mengalahkan musim pertamanya. Cerita yang jauh lebih nendang, karekter yang lebih kompleks, dan visual, euh... cuma menang di darah aja sih sebenarnya, itu efek peluru ama darah yang nyiprat enggak ada bedanya... :v



13 episode ditambah jumlah yang sama musim lalu memang belum memuaskan ane dan mungkin kawan-kawan yang menonton. Terutama kenapa Haruka dan Jin-san (ya terutama Jin-san, gile immortal men udah buta begitu...) yang hoki bener enggak mati-mati. Juga kenapa Uwak Direktur Nozama sama Tante Mizusawa kelihatannya masih antusias untuk beternak Amazons. Ditambah lagi dengan Om Tachibana yang masih getol memburu Amazon, kali ini serius dengan Proyek Sigmanya. Hal-hal ini sangat potensial sekali membuka musim ketiga, atau cerita baru, atau entah apalah yang berhubungan sama dua Amazon yang masih berkeliaran ini. Karena sayang bener kalau Universe Amazons ini dianggurin.

Untuk lebih detailnya akan ane review... ya, akan ane review kok. Mudah-mudahan secepatnya, mudah-mudahan...

Dan, bagi yang belum nonton dan mau niat nonton, tolong banget. Ini bukan untuk yang dibawah 17 tahun atau yang pikirannya belum dewasa. Karena salah satu power dari seri ini juga adalah bagaimana mengolah gore itu menjadi luar biasa bagus.

Yodah, kita lanjut lagi, ntaran, besok keknya. Mudah-mudahan.

Jaa nee!

20170610

Pojok Figure #13

Lebaran memang masih lama, duit bulanan juga baru turun (apa hubungannya yak? :v),  tapi tidak ada alasan untuk puasa belanja pigur Tokusatsu kesayangan! Jadi, pigur apa aja bulan ini yang sudah bisa di pre-order?

Grrr...
Mari kita buka Pojok Figure kali ini dengan SHF Amazon Neo. Melihat kesuksesan seri musim pertamanya dan penjualan merchandise yang lumayan (sotoy sih :v), orang dalam Band*i langsung membuat gebrakan dengan segera merilis proto SHF ini dan sudah bisa di pre-order bulan ini. Padahal ketika musim pertamanya, SHF baru diumumkan ketika menjelang episode terakhir.

Kalau dilihat-lihat, body basenya masih sama dengan SHF Kamen Rider Amazon Omega dan Alfa. jadi silahkan cari aja reviewnya yang ada disini, yang kebetulan ane review dengan nilai yang bagus.

Pedang doang? Grapling Hooknye mana pak?
Sayangnya, di foto promosi, baru pedang doang yang kelihatan sebagai aksesoris selain tangan tambahan. Padahal ada yang lain kaya' Grapling Hook dan semacam Gatling Gun gitu. Tapi gapapalah, toh para Amazons Rider biasanya ngebunuh musuh pake' tangan kosong kok. :v

Iyu!
SHF Kamen Rider Amazon Neo bakal rilis Oktober mendatang dengan harga 5.940 Yen. Pilih-pilih milih harga POnya ya pak...

Watashi wa, FUMETSU DAA!!!
Selanjutnya ada Lord Meemnya Kamen Rider, yang sempat membawa teror di episode belasan lalu dengan Gashat Dangerous Zombienya yang tadinya tidak bisa dikalahkan. Ada SHF Kamen Rider Genm Level X Dangerous Zombie yang sudah siap di PO!

Weh, ada Gashacon Sparrow ternyata...
Berhubung SHF Ex-Aid ane juga belum nyampe ditangan, maka mari kita anggap dari segi artikulasi, durabiliti, dan sekuriti, SHF Genm Dangerous Zombie oke punya karena dari segi detailnya sungguh SUBARASHI!!

Beli banyak, terus beli Neca Chris Redfield.
Jadilah Biohazard : Dangerous Zombie
Kekurangan pigur ini hanya satu, Dan Kuroto yang ini masuk jajaran pigur limitit p-bandit a.k.a box coklat a.k.a mahal cok. Genm Level X dikasih harga 6.264 Yen yang tentu karena item limitit bakalan harganya sampai menyentuh 900 ribu sampai sejuta. Tapi tidak apa, rilisnya masih bulan 10. Masih ada waktu buat nabung sambil makan nasi kecap. :v

Belilah, biar Kuroto enggak stres lagi...

Engkong Hayata diduluanin...
Dari yang agak lawas dan yang paling jarang dibahas di blog ini, ada SHFiguarts Dan Moroboshi, yang dikenal tentu sebagai host dari Ultra-Seven. Yang tua jangan pura-pura gak tau... :v

Wauw...
Jadi, sejak tahun lalu dimana kalau gak salah Band*i SHFiguarts mulai intens membuat SHF yang berwujud manusia, tepatnya ketika pelem Aveng*rs. Dimana ada SHF Captain America dan Hulk. Dimana Band*i SHFiguarts berusaha membuat produknya sebagus mungkin agar duit yang dibelanjakan tidak dapat komplain dari pelanggan, dan jadilah teknologi 3D Printing dipakai dan diterapkan di SHF yang berwujud manusia. Setelah beberapa produk SHF manusia ini lumayan bagus (katanya, belum beli soalnya) dan laris juga, maka kali ini Band*i SHFiguarts berusaha mencoba teknologi itu untuk membuat SHF Human Form dari beberapa hero Tokusatsu. Beberapa waktu lalu sudah ada proto SHF Takeshi Hongo, dan kali ini yang betulan bisa di PO adalah SHF Dan Moroboshi.

Mayan pak...
SHF Dan Moroboshi dapat aksesoris lumayan. Ada helm Utra Garrison, alat berubahnya Ultra Eye, pistol laser, dan tangan tambahan tentunya. Dengan sclupt, detail, dan aksesoris yang lumayan, SHF ini layak diangkut. SHF ini dihargai 6.246 Yen dan bakalan rilis Oktober mendatang juga.

Trio Doragon Naito Hantaaa Z!
Lanjut lagi, ada trio SHF Kamen Rider Lazer, Snipe dan Brave Level 5 Dragon Knight Hunter Z setelah semuanya udah ada yang Level 2.

Snipe sama Brave cuman ganti tangan sama kaki doang...
Setelah Ex-Aid Level 5, kali ini semuanya kebagian Level 5. Yang berarti, Snipe dan Brave cuma dapat tempelan Dragon Gun dan Claw. Cuma Lazer yang memang hadir dengan body yang baru karena sebelumnya cuman Level 2 yang jadi motor. Berita bagusnya, dari segi detail, sculpt, dan yang lain-lain sudah pasti dijamin bagus. Kabar buruknya, tiga-tiganya limitit...

Keren-keren, mahal...
Snipe dan Brave rilis September dan dihargai 5.940 Yen. Sedangkan Lazer rilis Oktober dengan harga 6.264 Yen. Yang kalau dirupiahkan, bakalan gak kemana 900 sampai sejuta perak. Jadi, untuk mengangkut ketiganya butuh dana tiga kali lipat dari 900 sampai sejuta perak. Jadi, setelah puasa bulan Ramadan ini, sudah bisa puasa juga di bulan berikutnya demi berhemat. :v 

Snipe dan Brave dapat bonus ginian...
Nah, bagi yang menolak beli Snipe dan Brave karena bentuknya enggak jauh beda, sayang sekali mereka berdua dapat bonus efek gaming ala Ex-Aid yang sebenarnya tidak boleh dilewatkan. Kecuali ente-ente pecinta DIY dan pengen berhemat karena sudah banyak yang mau dilunasi ketika THR akan turun...

Sekian aja racunnya dulu. Silahkan dilihat-lihat sambil menghitung uang yang ada di dompet, di ATM, sama perkiraan dapat THR berapa. Mudah-mudahan cukup untuk membeli pigur idaman bulan ini. Dan kalau tidak cukup, maka diwajibkan atas kamu untuk bersabar...

:v

Yodah gitu aja, sambung lagi besok ntah apa. Mudah-mudahan ada inpo Kamen Rider Build.

Jaa nee!







*ps : Sebenarnya masih ada SHF Mole Amazon, SHF Hell Diver, SIC Heart, sama SHF Ex-Aid Mighty Brothers, tapi yasudahlah. Ntar lapar mata pak... :v

20170606

Sekilas Tentang Kamen Rider Build

Setelah info pelem terbaru yang nantinya ada rider baru diperkenalkan, dan memang beberapa waktu lalu emang udah di daftarkan sebagai hak paten, inilah dia rider selanjutnya dengan nama Kamen Rider Build!

Orang luar emang sayang hak cipta pak.
Gak kaya disini, meme aja di C U R R Y...

Yak setelah lama menunggu yang resmi, akhirnya datang juga si doi. Inilah dia penampakan resmi dari begal bermotor Oktober mendatang, Kamen Rider Build!

Way much better than Ex-Aid, tho...
Sudah kelihatan jelas? Tenyata si kawan berbentuk seperti ini. Visornya visor Drive, skema warna ala W Heat Trigger, dan kostum desing yang nyerempet ke Bima-X. Tapi yah, sebuah sesuatu yang fresh dan segar menurut ane... sementara ini.

Konsep yang menyatukan dua kekuatan tidak bosan-bosan dihadirkan dalam rider-rider. Tapi yang ini berbeda. Kamen Rider Build memang sepertinya perlu dua "botol" untuk mengakses kekuatan penuh. Dua kekuatannya juga berbeda jauh. Dari formnya yang pertama, butuh botol "Rabbit" dan "Tank" untuk menjadi Kamen Rider Build. Kemudian form yang selanjutnya yang dikanan atas, GorillaMond, tengah kiri NinninComic, dan kanan bawah HawkGattling. Penamaan yang agak aneh, hewan dengan barang.

RabbitCleaner
HedgehogTank
Dan variasi formnya sama dengan W. Hanya ganti sisi sebelah saja...

Dan sudah ada musuhnya...
Konsep monster belum ada, tapi sudah ada musuhnya. Yang disebelah kiri ada NightRouge dan disebelahnya ada sekondari dari Build, Kamen Rider Close (?).

Udeh, segini aja sih. Gosip-gosipnya, kalau desain mantap abis, maka cerita ampas abis. Mari berharap enggak, karena yah... ane sudah sedikit berharap Build memberi cerita yang lebih nendang dengan desain dan konsep semacam itu.

Yah, segitu aja sih. Pantau disini terus, karena akan ane update sesuai perkembangan yang ada sampai para pemeran, tetek begnek yang lain dan tayang perdananya kapan seperti biasanya.

Gitu aja.

Jaa nee!



sumur timba : Tokusatsu Network, JEFusion

True Ending, Film Musim Panas Ex-Aid!

Oke, setelah review yang kemaren kita lanjut lagi ngebahas pelem musim panas Ex-Aid yang beberapa hari lalu udah dipromosikan lewat konferensi pers. Ada apa aja di pelem ini, scroll kebawah terus gan!

Makin rame...
Sebenarnya infonya masih dikit, wkwkwk :v tapi biarpun dikit kan tetan info.

Kali ini, Emu dan kawan-kawan didatangi oleh Kamen Rider bertema Ninja, Fuuma yang tiba-tiba muncul bersama pasukannya dari dunia VR ke dunia nyata dengan tujuan seperti biasa, menghancurkan dunia nyata. Nah, jadi seperti biasa juga, Emu dan sohib seper-Kamen Rider-annya sekalian bakal menghentikan Kamen Rider Fuuma dan pasukannya.

Sebenarnya ini standar banget untuk pelem musim panas, sebelum kita mengetahui ada hal lain dibalik itu. Tapi, sebenarnya yang membuat ane tertarik adalah...

Link Sutarto!!!
Adanya penggunaan VR, alias Virtual Reality. Konsep ini sebenarnya udah ada di salah satu kartun jepun (sebut saja SAO), dna menjadi hit waktu itu. Sampai-sampai, akhirnya banyak perusahaan game yang benar-benar ingin mewujudkan game yang kelihatan seperti nyata karena itu. Nah, kali ini giliran franchise Kamen Rider yang memakai konsep VR itu, walau hanya di satu movie dan serial ekstra yang apa itu lupa namanya ane...

Gimmick ini menarik menurut ane karena bisa dibilang mendekati realisme, dan sponsornya adalah langsung So*y PSVR. Sebuah langkah besar buat TO*I yang bisa mendapatkan sponsor yang lumayan dan lebih dikenal (gamer) masyarakat luas. Mudah-mudahan dengan hal ini, Kamen Rider bisa lebih mendunia lagi!

Mighty VR... X!
enggak gitu sih soundnya hehe :v
Pelem baru, tentunya ada mainan form baru. Untuk melawan Kamen Rider Fuuma dan konkawan, Gamer Ganteng Idaman M mempunyai gashat baru yaitu Mighty Creator VRX yang membuat Kamen Rider Ex-Aid Mighty Action X power up jadi Kamen Rider Ex-Aid Creator Gamer. Form ini bisa membuat Ex-Aid mensummon senjatanya sendiri berkat kekuatan dari VR. Jadi bisa ngeluarin pedang, misil, bedil, atau kotak pensil.

Pelem ini tayang di Jepang tanggal 5 Agustus nanti dan bakalan hadir pensub beberapa bulan kemudian. Jadi yang ada rencana liburan ke Jepang, boleh sempatkan nonton di bioskop, yang terdekat atau yang terjauh.

Dan seperti tradisi yang dulu-dulu, pelem musim panas selalu memperkenalkan rider baru. Siapakah rider tersebut?

Kita bahas di postingan selanjutnya!